Masih seperti hari pertama dan akan berlanjut hingga 10 hari selanjutnya, saya mempraktikkan komunikasi produktif ini dengan pasangan. Selain untuk menajamkan komunikasi produktif dengan pasangan, qadarullah kami belum dikaruniai keturunan 😁.
Hari ini kami full menghabiskan waktu berdua. Suami, baru saja menyelesaikan tugas sebagai pengawas lapangan pada proyek pembangunan "Geothermal Education Center" di Tomohon, meminta saya membantu mengangkat alat dan bahan sisa dari proyek tersebut. Tentu dengan senang hati kami lakukan bersama. Alat dan sisa bahan akan dibawa ke rumah kami di Manado.
Hari sudah sore saat kami tiba di lokasi. Langsung saja kami bergegas saling bantu menaikkan alat-alat ke mobil bak terbuka kami. Hampir setengah alat berhasil kami angkat ke mobil, sisa alat lainnya akan kami lanjutkan pengangkatannya besok. Selain karna hari sudah gelap, mobil kami pun sudah tidak muat. Sampai proses ini terjadi kami melakukan dengan senang hati dan sambil bersenda gurau. Menurut saya pribadi hal ini karena kami dalam kondisi yang senang dan sehat.
Singkat cerita, kami sampai di rumah Manado dan waktunya menurunkan barang-barang dari atas mobil. Saat suami menurunkan alat-alat, saya mengambil peran membantu menurunkan kayu dengan terlebih dahulu melepaskan ikatan pada kayu dan mobil. Setelah saya menyelesaikan melepaskan ikatan, bersamaan dengan suami selesai menurunkan alat-alat lain. Saat hendak menurunkan kayu, suami melarang saya melakukan. Saya sempat marah, padahal maksud suami agar saya tidak lelah. Pada kondisi ini komunikasi sudah mulai tidak produktif karena kondisi badan kami mulai lelah sehingga lebih mudah marah.
#hari2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
Komentar
Posting Komentar