Langsung ke konten utama

Postingan

Praktik Gemarrapi Klaster Buku

Gambar: Perpustakaan SM Sekolah Alam Bogor TA 2016 Tibalah kami pada proses berbenah buku. Buku merupakan salah satu hal yang saya senangi. Saat-saat membaca buku adalah me time terbaik untuk saya selain traveling. Saya menyukai membaca buku bergenre novel, biografi, sejarah dan pengembangan diri.  Proses Decluttering Proses berbenah buku pribadi belum dapat saya lakukan pada pekan ini karena masih melanjutkan proses berbenah pakaian, sembari menunggu pak suami membuat rak peralatan pertukangannya serta bergantian menjaga mama mertua yang sedang sakit. Selain itu, karena baru merantau ikut suami selama 2 tahun dan saya belum membawa semua buku saya di kota sebelumnya, buku saya saat ini sangatlah sedikit -less than 20 hahaha- jadi cukup saya simpan dalam 1 lemari saja tanpa pengkategorian khusus. Buku-buku di rumah ini in Sya Allah sudah memiliki tempat, yaitu di lemari ruang tamu. Untuk buku digital, karena saya belum menyukai jadi saat ini saya tidak memiliki buku...
Postingan terbaru

Melatih Kemandirian #1

Memasuki tantangan games level 2 bunda sayang, semakin seru tantangan yang diberikan. Kali ini temanya, melatih kemandirian. Karna kami belum bisa melatih kemandirian untuk anak, maka kami akan mulai melatih kemandirian untuk saya pribadi dan suami di tantangan kali ini. Hari pertama tantangan ini saya akan melatih kemandirian untuk diri sendiri. Dalam beberapa kali kesempatan, suami  sering menyampaikan tantangan untuk saya bisa mengendarai kendaraan (menyetir) sendiri agar lebih mudah mobilisasi. Mungkin juga lelah antar kemana-mana yaaa hihihi. Tapi, kesempatan untuk belajar belum ada waktunya. Jadi, pada tantangan kemandirian ini akan saya beri judul kemandirian: Pergi Tanpa Diantar. Berhubung belum bisa nyetir sendiri, pergi tanpa diantar saya lakukan dengan naik ojek online 🤭. Kondisi mama mertua saat ini sedang dirawat di rumah sakit, sehingga kami sekeluarga harus bergiliran berjaga di rumah sakit. Hari ini giliran saya dan suami yang menginap di rumah sakit ...

Aliran Rasa Game Level Komunikasi Produktif

Tidak terasa, game level 1 usai sudah. Meski tidak dapat menyelesaikan game level ini, banyak hal positif yang saya dapatkan setelah berlatih komunikasi produktif ini. Partner komunikasi saya tidak lain dan tidak bukan adalah suami saya tercinta. Dari 10 hari minimal tantangan yang harus dilaporkan, saya hanya dapat menyelesaikan 7 hari. Kendala saat itu adalah kami dalam proses pindahan.  Meski saya tidak menuliskan laporan games ini, kegiatan komunikasi produktif selalu saya usahakan untuk dilakukan bersama suami. Mulai dari menyampaikan info secara lugas dan jelas, memperhatikan kaidah 7-38-55, memperhatikan penuh pada penyampai pesan, hingga bertanggung jawab atas hasil akhir dari komunikasi yang kami lakukan. Efeknya, komunikasi kami berjalan lebih efektif, minim drama dan kedua belah pihak menerima hasil komunikasi dengan gembira.  Menurunkan volume dan intonasi suara serta menggunakan kaidah 7-38-55 sangat favorit dan berefek besar dalam menghasilkan komunikasi...

Praktik Gemarrapi Klaster Pakaian

Setelah melewati teori merubah mindset tentang gemarrapi, sampailah kami pada tahap praktik. Saya pilih pakaian untuk dibenahi di tahap awal. Alasannya, ingin mulai dari yang mudah terlebih dahulu. Berikut tahapan berbenah pakaian yang saya lakukan. Proses decluttering 1. Pakaian Saya mengkategorikan pakaian menjadi pakaian rumah, pakaian pergi, bawahan, jilbab, pakaian dalam dan kaos kaki. Alasannya agar lebih mudah dalam mencari saat akan digunakan.  2. Tas, sepatu dan aksesoris Untuk tas saya simpan di dalam lemari dengan metode bag in bag agar tidak makan tempat. Untuk sepatu, saya simpan di rak sepatu karna setelah decluttering sepatu saya hanya 1 untuk berbagai kebutuhan 🤭. Untuk aksesoris, karna saya tidak memiliki banyak aksesoris maka saya simpan di laci lemari pakaian. 3. Proses decluttering pakaian saya masih berlangsung, sempat saya lakukan di awal pekan kemarin tetapi karna suami mengajak keluar kota akhirnya proses decluttering terhenti. Kemar...

Komunikasi Produktif #7

Setelah sarapan tadi pagi, suami pamit berangkat ke lokasi proyek sebentar karena hanya akan mengecek kondisi lokasi yang proyeknya sudah selesai dikerjakan. Suami bilang akan pulang saat jam makan siang.  Long story short, lewat jam 3 sore suami tak kunjung datang, akhirnya saya pun menelpon. Kalau dulu saat belum kenal komunikasi produktif pasti saya langsung cecar dengan "Kok ga pulang-pulang sih? Katanya mau pulang pas makan siang?" 🤭 Setelah kenal komunikasi produktif tentu kalimatnya harus beda dong 😎. Setelah telpon diangkat "Halo bebyy, masih belum lapar yaa kok belum pulang?" Pake nada dan intonasi lemah lembut 😉. Dia pun menjawab dengan santai "Udaah, iya ini mau pulang beb..tadi kejebak hujan. Mau titip apa?"  Berhasil komunikasi produktif saya hari ini. Bila kita mau sedikit saja berusaha mengatur intonasi dan menyampaikan maksud kita dengan baik, selain komunikasi akan berhasil ada efek lain juga yaitu pasangan merasa senang sampai...

Komunikasi Produktif #6

Masih dalam games komunikasi produktif terhadap pasangan.. Kali ini saya akan bercerita kejadian yang baru saja kami alami. Kejadian ini masuk dalam aspek komunikasi produktif sebagai berikut:  Pagi hari tadi sewaktu saya selesai memasak dan hendak kembali ke kamar saya terkejut karna kondisi pagar terbuka, pintu rumah terbuka dan mobil tidak ada di garasi. Suami pergi pakai mobil tapi tidak memberi tahu saya ke mana perginya. Agak sebal dan kecewa sih sebetulnya. Tapi saya ingat sejak semalam air minum kami habis, jadi saya pikir pasti pergi beli air galon. Tapi masih sebel karna suami pergi tanpa pamit 😅. Setelah menutup pintu rumah saya melanjutkan rencana kegiatan saya hari ini yaitu merapikan lemari pakaian sekaligus decluttering. Tak berapa lama kemudian, suami saya datang dan langsung mengeksekusi pekerjaannya yaitu memotong dahan pohon yang tumbuh mengganggu bersama asistennya (tidak langsung menyapa saya). Kalau kejadian ini dulu sebelum kenal materi komunika...

Komunikasi Produktif #5

Hari ini, masih belajar komunikasi produktif dengan pasangan, kami belajar tentang clear and clarify, choose the right time dan i'm responsible for my communication result. Sedari pagi sebelum berangkat kerja, suami sudah sounding rencana kegiatan hari ini dan kami sudah saling sepakat. Suami akan pulang ke Manado bersama dengan asistennya dan akan kembali ke Tomohon esok harinya sementara saya stay di kost di Tomohon. Pada sore hari, suami telp karna ada perubahan rencana. Pekerjaan yang dijadwalkan selesai hari ini ternyata tidak bisa selesai dan baru bisa dilanjutkan besok. Akan tetapi, suami tetap tidak bisa pulang ke kost karna harus menemani asistennya yang hanya semdiri untuk tidur di lokasi proyek. Karena info yang disampaikan suami jelas dan memang alasannya syar'i maka saya menerima keputusannya dengan hati yang lapang. #hari5 #gameslevel1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundasayang #institutibuprofesional